BUUGGHH... Hantaman yang dilayangkan oleh Adrian, di kepala belakang yang menggunakan balok, membuat orang yang mencegat Ara jatuh tersungkur sembari memegangi kepala belakangnya. “Ad-Adrian” Adrian melangkah, mendekati Ara dan tanpa berpikir panjang langsung menarik Ara ke dalam pelukannya. “Kamu baik-baik saja?” Tidak ada jawaban dari Ara, hanya tangisnya yang semakin menjadi-jadi sebagai jawaban atas perasaan yang tengah ia rasakan saat ini. Ingin sekali Adrian menenangkan Ara segera, namun ia sadar bahwa seseorang yang baru saja mendapat pukulan di kepala bagian belakang itu, masih berada di sekitar mereka. Adrian melepas pelukannya, kembali meraih balok yang tadinya ia jatuhkan saat memeluk Ara. Belum saja Adrian melayangkan pukulan kedua, laki-laki berhoodie hitam itu sudah be

