Chapter 26

1279 Words

Bergelung dalam selimut di pagi hari saat udara di luar turun drastis akibat hujan mungkin akan menjadi aktivitas paling menyenangkan. Namun kali ini hal itu begitu menyebalkan bagi Zahra, karena hujan-hujanan kemaren, ia jadi tak enak badan pagi ini. Ditambah lagi ia harus pergi ke kampus untuk jaga stand di bazar. Zahra menyibak selimutnya. Udara dingin langsung menusuk tulangnya. Ia menggigil. "Dingin banget.." ucapnya yang langsung berlari menuju kamar mandi. Zahra memutar kran air panas dan dingin secara bersamaan. Mandi air hangat di suhu dingin begini mungkin bisa sedikit membantu mengembalikan kebugarannya. Hari ini ia memilih minta diantarkan oleh ayahnya. Mungkin di jemput juga oleh ayahnya. Aksa? Zahra tak tahu kenapa Aksa diam padanya. Mungkin nanti di kampus ia bisa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD