"Apa ini yang dinamakan cemburu?" Deg! Zahra mematung. Ia membisu saat mendengar kalimat yang keluar dari bibir Aksa. Cemburu? Mana mungkin Aksa cemburu. Memangnya dirinya siapa? Zahra menggeleng pelan lalu melepaskan pelukan Aksa dan memutar tubuhnya menghadap cowok tersebut. Zahra lagi-lagi menggeleng, "Ini bukan cemburu. Aku yakin ini terjadi karena kita selalu bersama sedari kecil.." ucap Zahra pelan. Ia pun bingung dengan rasa di hatinya. Tak mungkin ini cemburu. Zahra yakin jika rasa ini hanya rasa saling memiliki dan tak ingin fokus satu sama lain terpecah. "Kenapa kamu seyakin itu kalau ini tidak cemburu?" Zahra terdiam. Benar, kenapa ia seyakin itu?. "Aku melihat dari kita yang sudah dari bayi bersama dan aku yakin kamu hanya tak suka jika ada yang mendekatiku, kamu j

