18

980 Words

Alvan berjalan memasuki kelasnya setelah meminta izin kepada guru yang mengajar karena panggilan dari kepala sekolah. Ada beberapa siswi yang tersenyum ke arah Alvan dan hanya di balas oleh Alvan dengan senyum tipis. Wajah Alvan tampak datar saat memasuki ke kelasnya, dia tidak tau harus menjelaskan bagaimana kepada gadisnya nanti. Alvan sama sekali tidak fokus saat pelajaran, dia merasa gelisah karena keputusan yang telah diambil, akankah dia tersakiti saat mendengar pilihannya. Bel pulang sekolah menggema di SMA Global, Alvan bersama Katria melangkah bersama menuju parkiran. Alvan sedari tadi memilih diam, Katria yang berjalan di sampingnya hanya memandangnya dengan kerutan di dahinya. "Kenapa sih, Van? Dari tadi diam aja?" tanya Katria. Alvan menoleh melihat Katria yang sedang men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD