5 bulan kemudian. Gadis yang sudah siap dengan seragam putih abu-abunya tampak tergesa-gesa menuruni tangga. Dia tersenyum kala melihat Raga yang sudah menunggunya. Hari-harinya sejak beberapa bulan yang lalu memang dia jalani hampir setiap harinya bersama Raga. Semenjak Alvan tidak ada, jujur Katria merasakan kerinduan yang sangat mendalam. Untung saja masih ada Raga yang mau menemani hari-harinya. Rhea dan Zela benar-benar menjauhinya sejak kejadian hari itu. Meskipun mereka bertiga berada di satu kelas yang sama. Tapi mereka benar-benar menjadi seperti orang asing yang tidak saling mengenal. "Udah lama nunggunya?'' tanya Katria. "Baru aja, kita langsung berangkat, ya. Bentar lagi bel." "Iya." Mereka menuju sekolah dengan motor milik Raga, tidak lupa Katria mengaitkan tangannya d

