"Jangan tanyakan bagaimana kondisi ku sekarang! Karena yang jelas aku sudah patah dan begitu hancur." ******* Hari-hari Katria menjadi seperti biasa, sudah satu bulan dia selalu bersama Alvan, membiarkan Raga dan Rhea yang semakin dekat. Benar kata Raga, bahwa rasa sayangnya hanya sebatas sahabat. Katria bahagia melihat Rhea dan Raga bahagia. Dia berterima kasih kepada tuhan karena sudah menyadarkan akan kesalahannya. Pulang sekolah seperti biasanya Alvan sudah menunggunya di depan kelas. "Kat,aku gak bisa anterin kamu pulang hari ini. Soalnya aku sama Gege dipanggil sama kepala sekolah karena ada yang mau dibicarakan," ujar Alvan merasa tidak enak. Katria nampak berpikir sebentar, jujur dia tidak mau Alvan kembali dekat dengan Gege. Namun akhirnya dia menganggukkan kepalanya.Alvan me

