KEMENANGAN HAKIKI TYA

1024 Words

Déra masuk ke kamar dan memastikan Tya benar sangat marah itu terlihat dari Tya tidur memeluk Riri memunggungi Déra. Biasanya Riri akan ditaruh di tengah dan Tya tidur di pojok. “Bun maafin Ayah dong. Ayah serius nggak mikir kalau kamu dan Riri itu nggak ada artinya. Kalianlah yang terpenting. Tidak ada yang terpenting lagi dalam hidup Mas,” bisik Déra sambil memeluk Tya. Dia tahu istrinya belum tidur. “Ayah hanya terluka saja. Kecewa berat. Orang yang Mas bela mati-matian ternyata menikam sangat dalam seperti itu. Jangan marah ya, jangan marah apalagi sampai pergi. Hidup Mas hanya buat kalian. Nggak pernah terpikir Mas akan berpaling. Apalagi setelah mengetahui banyak fakta yang membuat Mas terlalu rendah. Sangat rendah diinjak-injak oleh Nazwa.” “Mas bukan marah ke Riri atau ke Bund

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD