# Marco tampak sedang berada di sebuah Kafe pinggir pantai yang banyak tersebar di area itu. Kali ini dia memilih tempat yang tidak ada hubungannya dengan keluarga Dennis. Dia bahkan berpindah penginapan setelah pembicaraannya yang terakhir kali dengan Tuan Dennis. Saat itu raut wajah Marco terlihat sangat serius ketika dirinya tengah berbicara di telepon dengan seseorang. "Aku ingin kalian segera bergerak namun jangan sampai menimbulkan kecurigaan. Paham?" perintah Marco. Sorot matanya untuk sesaat terlihat tajam dan kejam, berbeda jauh dengan kesan yang selama ini hampir selalu dia tunjukkan di hadapan semua orang. Hanya beberapa saat kemudian Marco akhirnya menutup panggilannya dan tampak termenung sendiri. Rahangnya mengeras, sebagai tanda kalau dirinya tengah memendam kemaraha

