Ia terus memandangi wajah Adit. Rasa bersalahnya terus saja menghampirinya. Tiba -tiba, ponsel Adit berbunyi. Gladis mengambilnya dan membaca isi chat dari Roy. Roy : [Aman kan bos baliknya, kalau butuh lagi hubungi gue bos...] Gladis tersentak mendapatu isi chat di ponsel Aditya.. Ia mengingat nama yang mengirim chat itu, Roy. Beberapa saat kemudian ia baru mengingatnya, Roy adalah bandar narkoba terselubung yang sampai detik ini tidak pernah tertangkap oleh polisi. Ia pandai memanipulasi keadaan dan menyembunyikan barang terlarang tersebut. Segera Gladis menggeledah setiap saku di baju Adit, dan benar saja di saku kemeja Adit terdapat seputung rokok. Ia cium bau rokok tersebut, dan ia tau bahwa itu bau ganja. Gladis berniat membuang barang itu namun tiba -tiba ada tangan y

