Nayra mengerutkan keningnya heran. Tumbenan rumahnya sepi apa karna ia udah lama engga tau keadaan rumahnya. Ia membuka pagar rumahnya memang nayra membawa kunci cadangan pagar rumahnya.
Ia berjalan masuk kehalaman rumahnya. Dan ia melihat pos satpam juga sepi tak ada Pak Gusti di dalam pos. Ia berjalan saat sampai di depan pintu.
"KALAU ADA MAKANAN DI MEJA, MEJANYA YANG KAU MAKAN!"
Gedubrak brak brak jrengg
"KALAU HANYA KOPI YANG KUSUGUHKAN TAK PERNAH ENGKAU MINUM!"
Jreng jreng jerereng gudubrak gedubrak
"Tapi jangan sampai kau macam macam diluar rumah kau macam macam sayang!"
"AWAS AWAS AWAS AWAS!"
Gedubrak brakk brak jerereng jerereng.
Lah ternyata di dalam rumah Nayra sedang ada konser dadakan. Ia membuka pintu dan melihat art nya sedang berkonser ria di ruang tamu tanpa sadar bahwa tuan rumahnya sudah pulang sekolah.
Segala panci, baskom, kuali, sendok dijadiin alat drumband, dan botol berisikan pasir, penyapu dan pel sebagai gitar, dan kemonceng jadi microfon.
Pak Gusti bertugas sebagai alat drum. Pak Agung sebagai gitar bersama Pak Tejo. Bi Icha dan Bi Eli memegang botol berisikan pasir dan berlengga lenggo berjoget bersama Bi Ros dan ajudan Nayra. Bi ros jadi vokalis.
Nayra tepuk jidat melihat kelakuan art nya ini. Salah apa ia mempekerjakan art yang gilanya gak ketulungan.
Dosa ap hamba ya allah punya art gini semua batin Nayra.
"Satu kali kau salah melangkah!"
"BIBIR MULAI BERDUSTA!"
Jerereng reng gedubrak ctak ctak brakk.
"BERHENTI!" teriak Nayra membuat artnya menoleh ke arah Nayra. Nayra berjalan menuju ruang tamu dengan berkacak pinggang. Membuat art Nayra berhenti berjoget.
"Bagus majikan sekolah kalian malah dangdutan," ucap Nayra membuat yang lain menunduk.
"Saya sedang marah ini yah!" katanya dengan muka di buat segarang mungkin.
"Dangdutan di rumah saya. Kalian nggak tahu perasaan saya sebenarnya HAH!"
"Saya juga mau ikutan!" perkataan Nayra membuat art nya mendongakkan kepala menatap majikannya itu dengan senyum mengembang dibibirnya.
"JUDIIII!"
"TEWTEWTEW!"
"MENJANJIKAN KEMENANGAN!"
Gedubrak brakk jreng jrereng ctak ctak.
Sekarang rumah Nayra menjadi konser dadakan. Mereka menyanyikan lagi Rhoma Irama berjoget kesana kemari. Berkonser ria melepaskan beban sejenak yang melekat pada dirinya.
Setelah lelah berkonser mereka semua kembali ke aktifitasnya masing masing. Nayra masuk ke kamarnya dan tertidur karna ia sudah lelah.
¤¤¤¤
Donerald baru sampai dirumahnya ia membawa mobil ke sekolah memarkirkan mobilnya di halaman rumahnya itu.
"Assalamualaikum Nerald pulang!" ucapnya saat membuka pintu dan memperlihatkan orang tuanya sedang berada di ruang tamu.
"Walaikumsalam," jawab kedua orangtua Donerald. Donerald menghampiri kedua orangtuanya dan menciumi punggung tangan kedua orangtuanya.
"Nerald ketemu sama Nayra di sekolah," Ujar donerald tiba tiba membuat orangtuanya kaget.
"Kok bisa?" tanya Yunike Mommynya.
"Nayra anak baru pindahan dari amerika," jelas Donerald.
"Hah amerika, berarti selama ini dia sekolah di amerika?" tanya Victor Daddynya bingung.
"Iya Dad."
"Kenapa anak itu bisa ke amerika. Kita ngusirnya tanpa memberikan uang sepeserpun Dad."
"Daddy juga nggak tau Mom."
"Berarti tadi dia di sekolah ketemu sama Om Bima kamu?"
"Ketemu lah Dad jelas jelas Om Bima kepala sekolahnya."
"Tapi kenapa Om Bima tidak memberitahu Daddy?"
"Kalau pun Om Bima kasi tahu Daddy. Pasti pikirannya Daddy nggak bakalan mau tahu urusan Nayra lagi."
"Mommy masih nggak mau nerima anak pembunuh itu!"
"Tapi Mom, apa Mom sama Dad yakin emang Nayra yang mau bunuh Nerald?"
"Buktinya ia megang pistol itu dan mengarah ke kamu dan menembak kamu!"
"Tapi Mom pistol itukan pistol mainan."
"Nerald nggak mungkin pistol mainan punya peluru yang bisa nembus perut kamu, Mom udah yakin dia emang mau bunuh kamu!"
"Udalah Mom nggak usah di bahas. Nerald ganti pakaian kamu."
"Baik Dad."
Donerald menaiki tangga menuju ke kamarnya dan melewati kamar Nayra. Yang sudah lama tak pernah ia buka. Karna Mom dan Dad nya melarang membuka kamar itu.
Ia merebahkan tubuhnya di kasur king size nya tanpa mengganti pakaiannya terlebih dahulu.
The boys galaksi
Bastian
P
P
P
Kenny
Apaan?
Farrel
^2
Bastian
Queen racing balik cuyy. Ntar malam dia ada di arena balap.
Kenny
Seriusan lo
Donerald
Dapat info darimana lo?
Farrel
^2
Bastian
Jelas lah gue tau. Gue tadi abis dari arena balap gue dengar queen bakalan ada malam ini di arena balap.
Reynand
Kita nonton
Kenny
Seriusan lo kita nonton balapan yeuyyyy
Bastian
Wah akhirnya nonton juga
Donerald
Gue penasaran sama queen nya
Kenny
Sama dengan gue juga
Bastian
Apalagi gue
Farrel
Ntar malam gue jemput lo semua
Read (4)
"Queen racing," gumam Donerald sambil melihat langit langit kamarnya.
"Seberapa sih kemampuannya? Penasaran gue sama tuh si queen?"
"Bodo ah mending tidur."
Donerald mengganti pakaian nya di walk in closet setelah itu ia merebahkan dirinya di kasur king size dan masuk ke alam mimpi. Bobo deh hehe