Kak Sarah, aku, dan ayah tiba di rumah sakit lebih awal. Lalu kami memutuskan untuk menunggu kak Rio di lahan parkiran. Ternyata ia hanya datang seorang diri. Atau mungkin, ayah memang lupa untuk memberitahukan bahwa sebaiknya, kak Rio datang bersama kedua orang tuanya. Seusai memarkirkan kendaraan, kak Rio langsung menyapa kak Sarah dan Ayah. Tampaknya ia cukup terkejut dan heran dengan sikap ayah yang tiba-tiba saja menelepon, serta meminta dirinya untuk datang ke rumah sakit ini. Selain itu, tampak juga kekhawatiran di dalam matanya, saat ia menatap kak Sarah. "Ada apa ini, Sarah, Om? Sarah nggak papa, kan? Atau harus diperiksa lebih lanjut?" tanya tanpa henti dan terdengar peduli. "Sarah nggak papa kok, Rio," jawab ayah sambil melirik ke arah kak Sarah. "Hanya saja, ada hal penting

