Tante Asih

1510 Words

Sakit, rasanya sebagian tubuhku menjadi bantat. Tapi, bukan rasa ini yang membuatku bingung. Melainkan tampilan tempat baru yang begitu asing bagiku. Leherku masih sulit untuk ditegakkan. Tanganku terikat dan telingaku menjadi tersumbat. Hanya kedua mata ini saja yang mampu mengartikan situasi asing dan memaksaku untuk diam. "Ha ha ha ha ha." Suara gelak tawa seru, terdengar jelas di telingaku. "Mama, aku mau yang ini!" Lalu di sambut dengan suara bocah kecil yang lugu dan lucu. Bahkan, cara bicaranya saja, terdengar belum sempurna. 'Di mana aku?' Tanyaku di dalam hati. 'Sttt ... sakit sekali.' Tak lama, suara tapak kaki kecil terdengar nyaring mengarah kepadaku. Bingung akan situasinya, tetapi aku terus mencari tahu tentang di mana aku saat ini. "Sudah bangun, Kak?" tanya seorang b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD