Waktu itu pasti akan tiba

1017 Words

Mia mengurungkan niat pulang lebih awal. Ia dan Anisa mengunjungi pusat perbelanjaan bersama. "Mbak Mia beli baju bayi?" Tanya Anisa, saat mereka memasuki salah satu toko yang menjual khusus pakaian bayi. "Iya. Bagus nggak?" Mia menunjukan salah satu baju yang ada di tangannya. "Bagus mana sama yang ini?" Tanya Mia lagi, kini ia mengangkat dua tangannya dimana terdapat dua model baju yang berbeda, meminta saran Anisa. "Dua-duanya bagus. Pakaian bayi memang sangat menggemaskan, aku nggak bisa pilih." Anisa meringis. "Kalau gitu kita beli dua-duanya saja." "Nggak kebanyakan, Mbak. Itu di kantong belanjaan udah ada beberapa pakaian juga." Anisa menunjuk ke arah kantong belanjaan Mia dengan dagunya. Memang sudah ada beberapa pakaian di dalamnya, tapi rasanya Mia masih merasa kurang.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD