Awan putih menyelimuti langit di siang terik ini, membuat siapa saja malas untuk keluar rumah. Tidak ada tanda-tanda akan turun hujan, tidak ada pepohonan untuk sekedar berteduh di jalan. Hal ini tidak membuat gadis berhijab navy untuk keluar dari pintu kost. Bukan apa-apa, tapi kemarin ia sudah berjanji untuk menemui seseorang. Dan tidak mungkin ia akan membatalkan hanya karena panasnya terik matahari. Ia pun pantang menyalahi janjinya. "Ojek, Neng. Mau ke mana?" Sapa pria paruh baya ketika gadis itu mendekat ke arahnya. Gadis itu menggangguk, "iya, Pak. Ke kafe Nana ya, Pak." "Oke, Neng. Ini helmnya." Pak ojek itu memberikan helm pada si gadis yang tak lain adalah Ayudia Fantika. "Siap, Neng?" "Siap, Pak." Motor matic milik Pak ojek mulai membelah jalanan yang tidak terlalu padat.

