"Mas Nibras, sup ayam ini enak, ayo dicoba," Kania menyendokan satu sendok sup ayam untuk Nibras. Nibras tidak menggubris apa yang diucapkan oleh Kania. Ketika Kania menyodorkan mangkuk sup itu, Nibras berdiri. "Aku sudah kenyang, pa, ma, kakek, nenek, Ibas ke kantor." Nibras pamit. Agri dan yang lainnya mengangguk mengerti. Nibras berjalan keluar rumah, Kania yang melihat itu berdiri. "Om, Tante, Kania keluar sebentar," Kania berjalan cepat ke arah Nibras. Dia berusaha mencapai Nibras yang telah masuk ke mobil. "Mas Nibras! Mas Nibras!" Kania memanggil Nibras hingga banyak kali, namun panggilannya tak digubris oleh Nibras. "Iiissshh!" Kania terlihat kesal. Sudah empat hari dia datang ke rumah Nibras dan ingin mengambil kesempatan untuk berbicara dengan Nibras, namun tidak dilih

