Part 24

2117 Words

Drrtt drrtt Terdengar suara deringan ponsel, Kania menoleh ke arah adik perempuannya yang akan memasuki kamarnya. Atika merogoh ponsel baru yang dibelikan oleh Nibras. Ada yang menelepon dia, "um? Ini nomor Ibas, ah! Berarti dia telepon!" Atika dengan semangat mengangkat panggilan. "Halo Assalamualaikum, Ibas, ini nomor kamu kan?" tanya Atika. Kania melotot ketika melihat ponsel mahal yang dipegang adiknya. "Ya, ini aku," suara dari seberang. "Kok telepon? Kita kan baru aja turun dari mobil kamu," tanya Atika. Kania yang berada dekat dengan Atika itu menjadi kesal, dia juga terheran, dari mana Atika bisa membeli ponsel semahal itu? "Hanya mengecek saja, apakah teleponnya tersambung ataukah tidak," jawab Nibras santai dari seberang, dia sedang menyetir untuk pulang. "Lah tadi sia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD