Setelah mobil silver itu pergi menjauh, Kania berjalan mendekat ke arah pintu gerbang rumah Nabhan. Mata Kania bersinar cerah ketika dia melihat rumah yang ada di balik gerbang di depannya. "Wah! Besar sekali rumah ini!" batin Kania berseru takjub. Rumah mewah seperti itu tidak pernah dia lihat dekat dengan matanya. Rumah tiga lantai, desain mewah dan elegan. "Pantas saja si Atika betah ke sini." Batin Kania. Kania melihat ke arah penjaga pintu gerbang yang adalah bodyguard. "Permisi," ujar Kania meminta permisi. Ada tiga orang bodyguard yang menjaga pintu gerbang, salah satu dari bodyguard itu berjalan mendekat ke arah Kania, wajah mereka datar, tidak menunjukan sedikitpun senyuman. "Maaf nona, ada perlu apa?" tanya bodyguard a. Kania memasang senyum. "Saya ingin bertemu dengan

