Bab 29 Pagi Yang Heboh

2321 Words

Celine mengecek diri sendiri, ingin tahu apa dia berpakaian atau tidak, memastikan dia tidak disentuh Arash. Ternyata dia memakai kaos tank top dan celana pendek kaos. Dia menjadi lega. Perlahan dipindahkan tangan sang presdir dari pinggangnya, lantas mengangkat kepala dari lengan pria itu dengan hati-hati agar tidak membangunkan cucu James ini. "Astaga!" sejurus kemudian terdengar pekikannya sebab satu tangan tuan muda menariknya agar berbaring lagi. Dia menelan saliva sebab dihadapannya ada sosok tampan baby face bernama Arash. "Akh!" terdengar lagi pekikannya sebab Arash membuka kedua mata dan melihat ke dia, "Ara," ditegur tuan muda dengan wajah gugup, "Kenapa Kamu tidur sama Aku?" "Karena Kamu yang ingin itu, Sayang." sahut sang presdir, "Kamu ngga tau kalau semalam tidak mau melepa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD