“Jangan melihatku seperti itu!” hardiknya langsung mengambil handuk kering dari lemari di sebelahnya. Luca mendengus membuang pandangannya ke kedua bocah di dalam bak dengan senyuman miring di bibirnya. “Lihat apa Aunty?” tanya Taylor dengan polosnya. Bocah itu kembali berdiri di dalam bak mandi. “Taylor, duduk kembali, nanti jatuh,” ujar Luca memperingatkan, dia bersujud untuk melanjutkan pekerjaan Vienna. “Kamu sebaiknya ganti baju dulu, aku yang lanjutkan memandikan mereka,” ujar Luca menahan dirinya untuk tidak melihat ke arah Vienna. Wanita itu tanpa bicara segera meninggalkan mereka. “Kenapa Aunty wajahnya jadi meyah?” tanya Taylor dengan polosnya, Vienna merasa wajahnya kembali panas dan segera pergi saat mendengar Tyler menjawab kembali dengan gaya sok tahunya. “Karena keding

