Pras dan Pram (Bag.1)

285 Words
Sore itu hujan sedang mendera dengan rintik gerimisnya. Dua orang anak muda terduduk di depan rumah sembari sesekali menyesap teh hangat buatan ibunda tercinta. Keduanya sibuk menatap tetesan air mata langit yang jatuh membasahi bumi. Sembari saling melemparkan guyonan dan keluh kesah satu sama lain. "Pram, cita-citamu setelah lulus apa? Jangan bilang masih seperti cita-cita es-em-pe mu ya." "Kenapa? Memangnya salah kalau aku pengen jadi juragan toko sembako?" Pram merasa kakak kembarnya selalu saja kurang mendukung harapannya satu ini. Hanya karena semasa kecil Pram pernah diberi gratisan oleh Ko Ahong, yang notabene pemilik toko kelontong terbesar di daerah tempat tinggalnya. Walau cuma seonggok roti cokelat pisang. Baginya itu berarti sekali. Hal itu yang memicu dirinya jadi ingin seperti Ko Ahong. Punya toko besar, walau sering jadi gunjingan orang karena mereka susah hutang di sana. Tapi, Pram sangat menghormati pria paruh baya tersebut. "Ya siapa tahu kamu punya cita-cita yang lebih mendunia gitu." "Pras, asal kamu tahu ya, jadi juragan sembako itu cita-cita mulia tahu. Kita bisa jadi penyelamat untuk orang-orang yang mager ke pasar misalnya." Mendengar ocehan setengah candaan Pram, Pras hanya bisa geleng kepala saja. "Kamu nggak mau jadi sarjana?" "Ya maulah. Sarjana ekonomi. Cocok kan aku?" Pram percaya diri. "Bagus itu. Nggak apa setelah lulus kamu bangun bisnismu. Aku bangun mimpiku." "Mimpi terus kamu, Pras. Jadikan kenyataan dong." "Ya pasti. Aku akan jadi manajer sukses. Kalau perlu jadi direktur sekalian." "Suka ya kerja ngikut orang?" "Kenapa? Yang penting nggak korupsi." "Asal jangan lupa sama keluarga, Pras." "Oh itu pasti." Sore itu menjadi bagian satu dari sekian kenangan yang berhasil melintas dalam benak Pras. Pria itu terpekur seorang diri. Merindukan kehangatan dan kedekatan kekerabatan mereka yang telah lama pudar. == Secrets of Marriage ==
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD