Keesokan harinya, keadaan Scarlett terasa semakin baik. Ia mulai beranjak dari ranjangnya dan membuka pintu balkon untuk menikmati udara pagi yang sejuk. Kemudian, melangkahkan kakinya ke depan, menikmati pemandangan di taman. Matanya terpejam beberapa saat, mencoba kembali mencerna apa yang telah kepalanya ingat kembali. Benaknya mencoba untuk tenang, meskipun ia tak bisa mencegah hatinya untuk merasa sakit ketika mengingat kembali apa yang telah ia alami sebelumnya. "Kenapa pekerjaan semudah ini selalu kau kerjakan dengan salah? Kau memang perempuan tak berguna dan sulit diajari!" Emily semakin tergugu mendengar bentakan Chris yang kasar. Ia baru saja melakukan kesalahan karena memasak makanan dengan jumlah yang sangat kurang untuk diberikan kepada pekerja di peternakan. Ia tak menyan

