David

1133 Words

Zalfa membeku di tempat, ia jadi bingung mau balik atau pura-pura ke kamar mandi, Sedangkan David berjalan santai ke arah Zalfa, dan si gadis masuk ke toilet. Tanpa memperdulikannya. "Diam, atau kau akan dapat masalah," ancam David, ia berbisik ke telinga Zalfa, lalu ia menatap mata Zalfa secara intens, membuat Zalfa jadi salah tingkah, bukan apa-apa. Zalfa begitu terkejut dengan kelakuan anak didiknya, yang b******u di dekat toilet. David menatap Zalfa dengan senyuman menyeringai. Lalu ia menyentuh bibir Zalfa lembut, "Cantik." bisiknya, dengan senyum yang membuat Zalfa bergidik ngeri, David menarik tangan Zalfa, menatap dua cincin yang tersemat di sana, "Cincin berlian, pasti suamimu bukan orang sembarangan," ungkapnya. Zalfa menarik tangannya dari genggaman David, Zalfa sendiri tak ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD