Chapter 25 - SEMANGAT

1045 Words

“Tuhan menciptakan tangis perempuan agar laki-laki melupakan tangisnya sendiri.” Sujiwo Tejo ••••• Darren Morrano Smith Pov "Mbok, nitip Aaron. Aku mau jemput Diana ke Jakarta. Sepertinya aku di sana beberapa hari. Ini kunci rumahku, mbok bisa nginep di sana. Jangan lupa hubungi aku, kasih kabar Aaron. Kalau ada apa-apa langsung telepon." Beberapa saat lalu aku sudah menitipkan Aaron pada mbok Sum. Dia yang selama ini menjadi pengasuh Aaron saat aku bekerja. Untunglah ada mbok Sum, jadi aku tidak perlu bersusah payah mencari pengasuh untuk anakku. Pikiranku tidak tenang. Aku harus segera menemui Diana. Aku bersalah karena membiarkan Diana berada di rumah itu. Jelas saja Diana tertekan, mereka saja jahatnya melebihi iblis. Darren bodoh - umpatku Aku bersumpah, kalau memang benar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD