AURA CINTA? (POV SIFA) "Begini Nduk, rencananya besok Ibu akan pulang ke rumah, kasihan jika Bapak ditinggal sendiri apalagi dekat-dekat ini akan ada banyak tanggapan reog. Bagaimana jika kita mengambil satu pembantu agar bisa meringankan pekerjaanmu selama Ibu tak di sini lagi?" tanya Purwati. "Tidak Bu, Sifa sudah merasa lebih baik. Lagi pula Farhat juga sudah besar, bisa ditinggal bermain sendiri sementara Sifa menjalankan kewajiban sebagai seorang istri sekaligus Ibu," jelasku. "Tapi Nduk, Ibu tidak tenang jika nanti Rio bekerja di luar kota lalu kau sendiri di rumah! Paling tidak jika ada pembantu kan enak, kau ada teman," kata Purwati. Selama disini Ibu mertuaku sangat membantu meringankan tugasku sebagai ibu baru. Dia tak segan menyuci baju Farhat yang kotor atau membersihkan ru

