CURIGA

1409 Words

Rei dan Ryu menonton televisi dan menikmati kebersamaan mereka hingga larut malam. "Aku mengantuk," Rei menguap berulang kali. "Kamu kurang tidur. Sejak kembali dari pulau, aku datang mengganggumu yang seharusnya kamu beristirahat," Ryu tergelak. Ia lalu memangku tubuh Rei dan membopongnya masuk ke kamar tidur. Ryu membaringkannya di atas ranjang. "Kamu tidak akan pulang bukan?" Rei menarik tangan Ryu. "Tidur di sisiku." Ryu menggeleng, "Aku tidak mau pulang." Ia berbaring di sisi Rei sambil menarik selimutnya. "Besok dini hari aku pulang, sebelum matahari terbit. Aku tidak ingin ada yang melihatku keluar dari sini," terangnya. Rei mengangguk. "Ada jadwal fisioterapi dan check up dokter," jelasnya lagi. Rei bergerak menyamping hingga bersandar di d**a Ryuga, "Semoga ce

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD