SEGERA

1327 Words

Nara menarik nafas panjang. "Aku tidak bisa bercerita banyak, tapi dia bukan orang baik saja," tegas Nara. "Kenapa kita harus percaya kata katamu?" tanya Juna. "Hhh... Ahh.. Aku melihatnya melakukan transaksi terlarang. Hanya itu yang bisa aku informasikan," Nara menatap mereka semua bergantian. "Aku memiliki bukti foto di ponselku. Tapi ponsel itu ada di tenda." "Apa kamu bisa mengambilnya? Tunjukkan pada kita," ucap Ryu. "Jangan ada yang ditutup tutupi agar kita juga bisa mengambil sikap." Nara menatap Ryuga, "Ok. Tapi kamu.. Mmm.. Temani aku.." Ryu pun mengangguk. Rei menatap keduanya dari kejauhan. Kenapa juga si Nara minta Ryu menemaninya? Ia hanya bisa diam dan menanti kedatangan Ryu dan Nara kembali ke lokasi mereka. *** Nara tersenyum memperhatikan Ryuga yang berj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD