Waktu sudah menunjukkan pukul tujuh. Ah, tidak terasa. Rei melihat jam di tangannya. Sebagai produser, jam kerjanya memang tak menentu. Kadang kalau menangani beberapa program, bisa pulang tengah malam. Tapi saat ini, program yang menjadi tanggung jawabnya hanya ada dua, dengan jam tayang di siang dan sore hari. Projek besar yang harus ia tangani secara fokus adalah Dating Inferno yang masih dalam proses syuting. "A Y C E yu..." ajak Mina tiba tiba. "Boleh," Rei mengelus perutnya yang memang terasa lapar. Padahal tadi siang ia makan banyak sekali. Apalagi makanan hotel enak enak. "Akhir akhir ini cepat lapar," Rei membereskan barang barangnya. "Sama," Mina tersenyum. "Bisa jadi gara gara kita kelaman di pulau dengan makanan apa adanya, jadi kembali ke peradaban langsung la

