Secara otomatis, Rei merapatkan kakinya karena perasaan canggung. Ryu menggigit bibirnya menatap keindahan tubuh wanita kesayangannya. Ia menimpa tubuh Rei secara perlahan dan berbisik di telinganya, "Tidak perlu kamu tutupi. Semuanya indah." "Ryuga.. Aku canggung," Rei membelai pipi lelaki yang ada di atas tubuhnya tersebut. "A-apa tidak aneh?" "Kirei, tidak ada yang aneh," Ryu menunduk dan mencium bibirnya dengan lembut. Keduanya mulai berciuman dengan saling berbalasan. Rei merasakan kalau sesuatu yang ada di bawah tubuh Ryu menyentuh bagian sensitifnya berulang kali. Ingin rasanya membuka kakinya lebar lebar. Tapi... Ia belum pernah melakukannya dengan siapapun. Ryu adalah lelaki pertama yang melihat tubuhnya, menyentuh badannya dan membuatnya merasakan seperti terbang

