Rei menghampirinya sambil membawa jinjingan makanan. "Makan dulu," ia membawa jinjingan tersebut ke area dapur dan menyimpannya di meja makan. Ryu menghampirinya dan menyimpan ponselnya di atas meja ruang tengah. Nanti saja aku bahas setelah makan. Rei menyajikan sop ayam dan nasi yang dipesannya di atas meja kemudian menyodorkan mangkuk, sendok dan garpu pada kekasihnya itu. "Kamu tidak berpakaian?" Rei mengerutkan keningnya, "Tidak dingin cuma pakai celana saja?" Ryu tergelak. Ia menarik tangan Rei agar duduk di pangkuannya, "Setelah makan, kita kembali ke tempat tidur. Semua yang melekat di tubuhku dan tubuhmu, akan kembali terlepas..." Rei memukul pelan lengan Ryuga, "Otakmu..." "Apa kamu tidak menginginkannya?" Ryu tersenyum. Rei menggigit bibirnya, "Aku mau..." Ke

