Gista yang terbangun ditengah malam melihat ruang kerja Akbar masih menyala dengan pintu yang tak ditutup rapat. Dia pun melirik kea rah jam dinding, dan waktu sudah menunjukkan pukul dua belas malam. Akhirnya Gista putuskan untuk masuk kedalam. Dia melihat Akbar yang masih serius berkutat pada laptopnya, dan sampai tak menyadari kehadirannya. “ Sebanyak apa sih kerjaan kamu, sampai jam segini belum juga tidur. Emangnya ngga bisa ya diterusin besok aja. Ini udah pukul dua belas lho mas.” Akbar yang mendengar ucapan Gista pun langsung mengalihkan pandanganya pada laptop kearah Gista. Gista langsung duduk di sofa sambil menatap suaminya yang juga memandang kearahnya. “ Bentar lagi selesai kok, kamu sendiri kenapa belum tidur.” Tanya balik Akbar. “ Aku tadinya mau ngambil air putih, tapi

