Ketika motor masih terus berjalan dengan kecepatan yang sedang, Cinta masih dalam posisinya yang semula. Memeluk Dewa dari belakang. Sejak pulang dari rumah lelaki itu, Dewa sama sekali tak membuka suara. Lelaki itu banyak diam, bahkan ketika mengajaknya pulang, lelaki itu juga hanya diam sambil menggandeng tangannya pergi. Begitu sampai di depan g**g rumah Cinta, gadis itu minta untuk diturunkan. Dewa menghentikan motornya dan membiarkan gadis itu turun seperti keinginannya. Cinta masih berdiri diam sambil menatap Dewa yang sibuk mengalihkan pandangannya ke arah lain. Entah apa yang lelaki itu pikirkan hingga mendiamkannya seperti ini. Pada akhirnya Cinta memilih berbalik. Jika Dewa tak ingin bicara padanya, maka lebih baik ia pulang. Tapi baru beberapa langkah ia berjalan, ia merasak

