“YES!!” Seruan semangat dari Bastian menggema di tengah lapangan saat ia berhasil mencetak gol untuk yang kedua kalinya dalam kelompok. Dewa selaku lawannya kali ini hanya bisa menggeram frustasi karena timnya kembali kehilangan kesempatan untuk menyamakan kedudukan. “s**l!” rutuk Dewa yang merasa tidak terima dengan gol yang dihasilkan oleh Bastian. Sebagai mantan musuh bebuyutan seorang Bastian, pantang baginya untuk kalah apalagi hanya karena pertandingan futsal saat jam olahraga sekolah. Senyum dan tawa Bastian kian melebar. Lelaki itu seolah mendapat kebahagiaan yang maksimal. Hal yang jarang Dewa dapatkan ketika senyum dan tawa Bastian begitu lepas tanpa beban. “Nice, tim 1. Ayo tim 2 jangan mau kalah!” Pak Agus berseru. Pemberian semangatnya tak memberi arti apa pun bagi Dewa

