SALAH FAHAM...

1642 Words
Malam semakin larut....- Jam menunjukkan pukul 11:35... Nico yang merasa lelah... ia langsung pergi ke kamarnya setelah menemui dr Sovia di kamar tamu...-, Baru saja ia memejamkan matanya ....-terdengar suara ketukan di pintu kamar nya berulang kali.. TOK TOK TOK TOK.... +++ Tuanku... maaf saya mengganggu tidur anda.... Nico langsung bangun dan membuka pintu kamarnya.... ** ada apa? +++ wanita itu sudah bangun tuanku... dia bersih keras ingin pulang...- tapi Yang lain mencegahnya... Tanpa menjawabnya... Nico langsung turun ke bawah untuk menemui dr Sovia ...- Terlihat dr Sovia sedang berdebat dengan para bodyguard nya Nico... **' aku nggak mau jadi tawanan bos kalian...- Bilang kepada bos kalian... berapa nominal yang harus aku bayar untuk mengganti rugi uang yang di pakai sama adric... ** kenapa anda berteriak teriak ... ini sudah malam... Sovia langsung menoleh pada Nico yang baru saja turun dari lantai dua rumahnya.. **' siapa kau....-? Para bodyguard nya Nico langsung mundur dan menundukkan kepalanya.. ** sebaiknya anda tidur ... besok saya akan mengantar anda pulang ..? **' ooohhh jadi kau lelaki yang telah membeliku...- Berapa uang yang kamu kasihkan pada adric...? Sovia langsung sibuk mencari kartu debit nya di dalam tasnya .. lalu ia mengambil 3kartu debit nya dan langsung di berikan kepada Nico ...- Nico pun langsung kaget ketika Sovia memberikan..debit card kepadanya.... Mungkin Sovia sudah salah faham tentang Nico.... Sovia mengira kalau Nico adalah teman Pria yang telah menculik dirinya di depan rumah sakit tadi sore. ** ada berapa nominal uang di dalam debit card ini...? **' sekitar 186Ribu dolar...- jika kurang... aku akan segera mengambil pinjaman untuk melunasinya ... tapi aku tidak mau menjadi b***k mu.. ** uang yang aku berikan kepada pria itu kurang lebih 5 juta dolar...- dan kau hanya menggantinya 186ribu... kurangnya banyak sekali... Sovia langsung melotot ketika mendengar perkataan pria di hadapannya tersebut... **' adric benar benar br*ngsek ... dia menjual ku kepadamu senilai 5 juta dolar.. ** 5juta dolar untuk nilai keperawanan seorang gadis... saya rasa itu terlalu mahal bukan... Sovia langsung naik pitam....dan langsung membungkam mulut Nico... lalu menyeret Nico ke lantai dua **' mulutmu bisa diam nggak sih ... kau tak malu ada banyak orang ... Nico merasa bahagia ketika melihat kepanikan dr. Sovia...- sebenarnya..bisa saja dia mengatakan siapa Ia sebenarnya...akan tetapi jika ia berbohong kepada dokter Sovia...ia akan jauh lebih beruntung....- bukan nya ia menginginkan uangnya Sovia. tetapi ia ingin mengenal dr. Sovia lebih jauh. ** okay okay okay... aku akan diam...- tetapi kau harus melunasi semuanya....- jika kau tak ingin menjadi tawananku.. **' jadi benar.. kau pria waktu itu di space club...- Kau yang telah merenggut kesucianku.. Sovia langsung menunjuk nunjuk muka Nya Nico...- Nico pun berjalan mundur ketika Sovia terus menyudutkannya.. **' Demi Tuhan... aku akan menjebloskan mu ke penjara...- bisa bisanya kau tak punya hati..dengan membeli ku...- kau tak tahu siapa Adric hah...- dia itu brengsek...- Sudah berkali kali aku mengatakan nya kepada mom kalau kekasihnya itu b***t .. tapi mom hanya diam karena mom mencintai adric...- aku bersumpah kau dan adric akan membusuk di penjara... Karena sedari tadi Sovia berbicara tanpa henti dan menyudutkan nya...- Nico yang geram langsung mencengkeram kedua tangan Sovia.. lalu melumat bibir Sovia dengan kasar...- dan seketika Sovia langsung terdiam dan tubuhnya menegang ..- entah kenapa d**a Sovia tiba tiba berdegup dengan kencang... seolah menerima perlakuan pria di hadapannya tersebut dengan pasrah...- lalu Nico yang tau kalau tak ada perlawanan dari Sovia.. langsung menciumi bibir Sovia dengan lembut...- namun tiba tiba Sovia tersadar dan langsung mendorong tubuh nico. **' are you crazy....-, kenapa berani beraninya kau menciumku...? ** agar kau diam...- sekarang begini saja ...- kau tak perlu membayar utang kekasih ibu mu itu dengan uang...- tapi aku mau Kau tinggal di sini... **' Tidak... aku tidak mau menjadi tawananmu.. aku memiliki kehidupan sendiri...- aku berjanji... beri aku waktu sampai satu tahun...- aku akan melunasinya... ** Kau fikir aku akan mempercayaimu...- sebelum kau bisa melunasi semuanya ...- kau harus tinggal di sini... kau boleh pergi kemanapun kau mau... asal kau pergi bersama bodyguard ku...- Kau harus melayaniku....- membuatkan aku sarapan... mengurus segala keperluanku... **' hah.... jadi aku harus menjadi babysitter mu...yang benar saja...? Nico langsung mengambil sebuah kertas di meja... lalu mengambil bolpoin....- ** Jika kau setuju...- maka tanda tangan lah di kertas ini...- tapi jika kau tidak setuju...- aku hanya memberimu waktu satu minggu untuk melunasi hutang kekasih ibumu itu... **' what... Kau sudah gila...- kau sudah merenggut kesucianku.. kau fikir hal itu tak berharga hah...- seharusnya aku yang menuntut mu.... ** mau atau tidak? Nico menyerahkan kertas dan bolpoin tersebut pada Sovia...- lalu Sovia yang menemui jalan buntu... langsung Menandatangi kertas kosong tersebut... ** besok aku akan menulis surat perjanjian nya...- sekarang sudah malam...- jadi kau tidurlah...- besok pagi kau bisa mengambil baju dan barang barangmu untuk pindah kesini...- dan ingat... kau tak bisa kabur... atau kau yang mendekam di penjara.. Sovia langsung melotot kan matanya kepada Nico...- lalu Nico langsung meninggalkan Sovia begitu saja...- Nico langsung masuk ke dalam kamar... lalu ia tertawa cekikikan ketika sudah berada di dalam kamar nya.. Sebenarnya ia memang harus melakukan hal ini agar Sovia tak menjauhinya ..- Dan selama Sovia tak bisa bertemu dengan Kekasih ibunya tersebut..Sovia tak akan pernah menolak apa yang sudah ia perintahkan.. NICO langsung merebahkan tubuhnya di ranjang... ia mengelus bibirnya...- sungguh ia terngiang saat dirinya mencium bibir Sovia....- Bagi Nico bibir Sovia sangat lembut dan manis...- ** Ya Tuhan... perasaan apa ini...- kenapa wanita itu membuatku jadi seperti ini .. -KE ESOKAN PAGI NYA ........ Jam menunjukkan pukul 8 Pagi....- Nico baru saja bangun... dan ia langsung turun ke bawah.... ++ Selamat Pagi Tuanku...- Sarapan nya sudah siap di meja makan...- Wanita itu yang telah menbuatkan sarapan untuk Tuanku... Nico langsung melotot kan matanya... ** hemmm dia membuatkan sarapan untukku- sekarang di mana dia? ++ iya Tuanku...- wanita itu sudah pergi...katanya mau pergi ke rumah sakit ** dia pergi bersama siapa? ++ di antar Sopir dan salah satu bodyguard Tuanku. ** Baguslah kalau begitu... Nico langsung penasaran...makanan apa yang telah di masak oleh dr Sovia untuknya...- ia pun langsung bergegas ke meja makan... Ada sebuah Soup - lalu ada nasi putih.. dan ada Steak ...- Nico benar benar berantusias ketika melihat makanan di meja nya tersebut..karena ini kali pertama ada yang memasak untuk nya...- Walaupun setiap hari Art sudah memasak untuknya dalam setiap harinya ..tetapi ini sungguh berbeda ...- Nico langsung mengambil sendok... namun pandangan nya teralihkan ketika melihat ada sebuah tulisan di kertas.. " Hari ini adalah Tugas pertamaku menjadi Babysitter mu...- Aku tak tau makanan apa kesukaan mu... jadi aku memasak seadanya yang ada di dalam Lemari pendingin....- ketika kau membaca surat ini ..berarti aku sudah berada di rumah sakit...- aku akan bekerja giat demi membayar hutang kepadamu...- tenang saja.. aku tak akan kabur ..." Nico tersenyum ketika membaca isi surat tersebut- bahkan Sovia juga mencantumkan nomor telepon nya di surat tersebut...- lalu ia langsung memakan hidangan di hadapannya...- dan betapa terkejutnya Nico saat merasakan masakan nya dr Sovia sungguh lezat... bahkan Nico langsung menyantap makanan tersebut dengan lahapnya... ** Ya Tuhan... aku baru pertama kali ini memakan masakan se enak ini...- kenapa dia tak menjadi koki saja... kenapa dia harus menjadi dokter... _______________ Setelah selesai Makan...- Nico langsung mandi dan berangkat ke kantornya ... Saat Nico baru saja sampai di lobi kantornya... tiba-tiba ada seorang wanita yang langsung mendekatinya... ^° good morning Nico.... Nico langsung melepas kaca mata hitamnya...-ia begitu terkejut saat ada Laura di kantornya . ** morning ... maaf.. apakah anda ada urusan dengan saya? ^° aku mengetahui alamat perusahaan mu dari nyonya Elizabeth..... Nico hanya mengangkat kedua alisnya tanpa menjawabnya.. ^° sehabis ini aku akan pergi ke Newyork... untuk beberapa bulan ke depan... jadi aku menyempatkan diri datang menemui... ** so...? ^° apakah kita tak bisa mengobrol sebentar... Nico berpura langsung melihat jam di lengan nya... ** jika ada hal penting yang ingin anda sampaikan.. maka bicaralah di sini...- saya tidak memiliki banyak waktu... Karena saya ada meeting dengan klien pagi ini? Laura langsung memegang tangan Nico... lalu menyerahkan buket hunga Lili untuk Nico... ^° Aku harap saat aku kembali nanti... kita bisa makan malam dan membahas soal hubungan kita Nic? Nico hanya memicingkan kedua matanya ..- Laura benar benar sudah berfikir terlalu jauh... padahal nico sama sekali tak tertarik dengan Laura.. namun Laura benar benar berharap tentang kelanjutan perjodohan dirinya dengan Nico. Tiba tiba Laura ingin mencium Nico... namun Nico langsung menghindar.. ** maaf .. jika sudah tak ada yang di bicarakan..aku mau pergi.... ^° maafkan aku Nic...- aku janji akan segera pulang.... Laura tersenyum manis pada Nico.. lalu ia pergi... sedangkan Nico langsung menuju tempat sampah...dan membuang buket bunga tersebut....- lalu ia langsung melihat air mineral di meja resepsionis..dan ia mengambilnya lalu menyiramkan air mineral tersebut di telapak tangan nya...- para karyawan yang melihat nya pun hanya diam dan tak berani berkomentar apapun... " CEO nya tersebut benar-benar Sigma man..yang di mana jika tidak menyukai Seseorang - bahkan hanya berjabat tangan pun merasa jijik.. -+ eh ... Presdir masih aja bersikap seperti itu ya ...- padahal wanita barusan cantik banget loh....- -" yang cantik gitu aja di tolak... apalagi kayak kita? -+ apa jangan jangan Presdir... LGBT.. _" Huss... kecilin suaramu... kalau kedengaran orangnya bisa mati kita...- tapi by the way boleh nggak sih bunganya kita ambil... sayang banget loh... Salah satu dari petugas resepsionis tersebut berlari mengambil buket bunga di atas tempat sampah .. namun sialnya... Nico malah kembali ke lobi...- salah satu resepsionis tersebut langsung Menegang ... -" ehhh Mr. Nic.. maaf saya mengambil bunganya ...- saya akan membuangnya di tong sampah di depan ... ** its oke... Mau kamu ambil terserah..mau kamu buang juga silahkan....- oyah... kalian ingat ingat wajah wanita tadi... jika dia kembali dan mencari saya lagi... bilang saja saya tidak ada di kantor... Resepsionis tersebut langsung menganggukkan kepalanya...- lalu Nico kembali pergi dan menaiki lift khusus CEO.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD