Getaran Asmara.

1998 Words
Sore ini setelah Menyelesaikan pekerjaannya...- Nico dan Georgino pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Elena ...- Georg membawakan boneka berukuran besar dan juga bouquet bunga Mawar merah untuk elena...- memang sejak dulu Georg sudah menyukai elena...- dan elena pun juga menyukai Georg... akan tetapi mereka menjalin hubungan diam diam...karena Elizabeth tak terlalu menyukai Georg.. yang notaben nya hanya bekerja sebagai sekertaris nya Nico...- bahkan Elizabeth pernah menjelekkan Nico bahwa orang miskin tidak pantas untuk mencintai putrinya ...- . _* ouw.. come on dude ... bantulah aku membawakan boneka ini ... ** lagian untuk apa kamu membawa boneka berukuran besar ... bikin orang ribet aja .. bawa aja sendiri.. kan kamu yang punya inisiatif memberi barang barang ini semua pada elena . Nico oun berjalan mendahului Georg... sementara itu georg bingung dengan barang barang bawaan nya..sebagai kado untuk elena .... ** bagaimana keadaan mu elena? _** kakak... akhirnya kau datang .... ** kok kamu pucet banget ....- apakah dokter Sovia sudah memeriksamu? _** bagaimana kakak bisa tahu kalau dokterku namanya Sovia ...? ** ya.. aku pernah bertemu dengan nya.... _** efek dari radiasi kemarin... badanku benar benar lemas...- aku nggak bisa makan apapun karena terus muntah... Nico langsung memeluk elena... ** kamu pasti bisa sembuh elena... katanya kamu pengen tinggal bareng kakak? saat nico sedang mengobrol dengan elena .. tiba tiba dokter Sovia datang untuk memeriksa kondisi kesehatan elena...- Nico pun langsung memalingkan muka nya agar tak terlihat oleh Sovia... **' selamat sore Elena ? _** sore dokter Sovia.... Sovia melihat ada dua orang laki laki namun yang satu ..seperti tengah sibuk mencari sesuatu di lantai... jadi Sovia tidak terlalu jelas melihat wajah nya ..- sebenarnya sebelumnya Sovia pernah bertemu dengan Nico waktu di rumah sakit... namun karena Sovia sedang sibuk memeriksa elena jadi tidak terlalu memperhatikan wajah nya Nico ....dan Nico pun tidak mau jika Sovia tau kalau dia adalah keluarganya elena... - Setelah 10 menit memeriksa Elena... akhirnya Sovia kembali keluar dari ruangan perawatan nya elena. _** kakak kamu ngapain sih... dari tadi liatin ke bawah terus... ** hah.. enggak.. gak ada apa apa... _* kau harus tahu babe... kakak mu ini terlibat... Spontan Nico langsung menendang kaki nya georgino... _* ouww... what the hell.. ** mulut tuh di jaga... jangan Asal ngomong aja... _* kau menyakitiku dude .. _** kalian berdua ini kenapa sih .. aneh banget ... georgino menggaruk garuk tengkuk lehernya yang tak gatal...- ia pun harus tutup mulut karena sepertinya Nico tidak mau ada banyak yang tahu soal tragedi waktu itu dengan Dr. sovia..bahkan tadi saat perjalanan menuju rumah sakit Nico juga menceritakan kalau Sovia kini tinggal di rumah nya...- Georg pun hanya bisa tertawa... akhirnya sahabat nya tersebut bisa merasakan getaran asmara dengan dokter cantik .. Setelah Satu jam menjenguk Elena .. nico pun pulang ke rumah nya karena merasa lelah..sedangkan Georg masih menunggu elena... ----jam sudah menunjukkan pukul 9 malam Nico sudah merasa sangat lapar...- Sedari tadi ART bergantian memberikan Nico makanan namun satupun Tak ada yang di makan oleh Nico...- Sungguh malam ini Nico ingin memakan masakan nya dr.sovia... namun sedari tadi ia tak kunjung kembali ke rumahnya Nico...- akhirnya Nico pun menghubungi sopir pribadinya yang di suruh mengantar jemput dr.sovia... ** halo... apakah dia masih sibuk... kenapa sampai malam belum datang? ++ maaf Tuanku... sepulang dari rumah sakit tadi...wanita itu meminta antar untuk bertemu seseorang...- saya menunggu sampai 1 jam... dan ini kami sudah perjalanan pulang... Tutt .. tutt.. tut....- mendengar kalau Sovia segera datang... Nico pun langsung mematikan ponselnya...- entah kenapa ia begitu antusias menunggu kedatangan nya Sovia.. 25 menit kemudian.... - Ternyata Sovia menepati janjinya.. ia kembali pulang ke rumah nya Nico...- Sovia masuk ke rumah sambil membawa dua koper besar... namun wajahnya terlihat murung dan tatapan nya seperti kosong... ** Dari mana saja... kenapa baru kembali jam segini... kau fikir aku tak kelaparan menunggumu pulang hah... **' Asisten rumah tangga di rumahmu begitu banyak... apakah Mereka tak membuatkan mu makanan... ** aku hanya ingin kau yang masak ... karena ini sesuai perjanjian.. Nico memberikan Selembar kertas yang berisi perjanjian antara Nico dan Sovia .. ** ini perjanjian nya... jadi kau harus menurutinya ... Tanpa membaca isi surat perjanjian tersebut... Sovia langsung berjalan ke arah dapur...- Ia pun langsung mencari beberapa bahan yang bisa di masak ...- ia mulai mencari cari sesuatu di lemari pendingin...- ia pun melihat isi dalam lemari pendingin tersebut penuh dengan sayuran dan juga daging dan ikan.... **' kau mau di masakin apa? ** kenapa kau tanya kepadaku... seharusnya kau memiliki inisiatif sendiri ... Nico berbicara kepada Sovia dengan nada ketus... tetapi Sovia hanya diam...- entah kenapa Nico merasa Sovia sedang ada masalah... Akhirnya Sovia mengambil ikan dan beberapa sayuran...- dan setelah mengeluarkan beberapa sayuran dari lemari pendingin... ia pun langsung memotong motong sayuran tersebut....- Namun ia sambil menangis... - Nico yang melihatnya mulai penasaran ...dan hal apa yang membuat Sovia menangis ** kenapa kamu menangis ...- apakah kamu merasa tertekan dengan ini semua...- bicaralah kalau kau tidak menyukainya...- kau bisa saja menolak perjanjian itu ..karena aku belum menandatanganinya...- tapi kau harus membayar semua hutang kekasih ibumu itu... Sovia tak menjawab pertanyaan Nico..malah semakin menangis tersedu-sedu...- dan tiba tiba jari Sovia tak sengaja terkena pisau dan berdarah .... **' auuuuccchhhh..... Nico langsung mendekati Sovia yang terluka karena pisau... ** kau ini kenapa bisa jarimu sendiri kamu iris ha...- Sovia yang tak kuat menahan beban perasaan nya langsung menjatuhkan badan nya di lantai... lalu ia menangis histeris... **' hiks.. hiks hiks hiks...... Nico yang merasa bingung langsung ikut berjongkok... ** kau ini kenapa menangis... sebenarnya kau menangisi apa ... bicaralah? Nico langsung memegang tangan Sovia... lalu langsung menyesap darah yang mengalir dari jari Sovia... ** kau ini kenapa sih ..tiba tiba menangis histeris seperti ini...- Sovia terus menangis dan tak menjawab pertanyaan dari Nico.... dan Nico yang geram langsung merengkuh tubuh Sovia kedalam pelukan nya... dan langsung mencium bibir Sovia agar ia menghentikan tangisan nya...- dan hal tersebut pun ampuh membuat tangisan Sovia berhenti...- namun kini Sovia memukul mukul d**a nya Nico.... **' kenapa kau selalu lancang menciumku.. ** agar kau berhenti menangis...- kau tau.. aku sangat membenci tangisan.... Sovia masih terisak Isak.... namun ia mulai bisa mengendalikan emosinya... **' Untuk sementara waktu... bolehkah aku tinggal di sini...- aku janji akan segera mencari apartemen atau kontrakan...- aku bingung harus kemana...- bahkan semua uangku sudah aku kasihkan kepadamu...hiks...hikss...hikss... ** kau memang harus tinggal di sini sebagai jaminan hutang... **' hidupku benar benar sudah hancur....- bahkan tak ada lagi yang bisa aku harapkan...- kau tau... hari ini aku pulang ke rumah... dan aku bertemu mom...- tapi ternyata... hikss.... hikss hikss... Nico kembali memeluk Sovia agar Sovia merasa jauh lebih tenang.... ** ceritakan lah pelan pelan .. siapa tahu bebanmu sedikit berkurang... **' mom bilang kepadaku kalau aku bukanlah putri kandung nya...- Mom dan almarhum suaminya menemukan aku di jalan waktu aku masih bayi...- mom memarahiku karena adric masuk penjara...- mom bilang aku anak gak tau diri... selama ini adric lah yang membiayai sekolahku sampai aku bisa jadi dokter... tapi kini mom marah kepadaku dan mengusirku dari rumah ... ** bagaimana bisa ibumu bilang seperti itu....? **' aku bukanlah anak kandung ibuku...- aku di pungut di jalanan...- kata mom saat aku bayi.. aku di temukan di jalan penuh luka...- dan tak jauh dari tempat aku di temukan.. ada sebuah mobil kecelakaan... dan mobil tersebut terbakar dan meledak di jalanan...- karena waktu itu jalanan sepi.. jadi mom menolongku dengan almarhum suaminya ...- mom mandul.. jadi ia tak bisa memiliki anak... dan saat itu yang mereka pikirkan hanyalah bahagia bisa menemukan seorang bayi ..- lalu mom membawa bayi itu pergi ke luar negri.. dan bayi itu adalah aku....- jadi selama ini mom yang sangat aku cintai ternyata bukanlah ibu kandungku.... Sovia semakin menangis histeris dalam dekapan nya Nico...- Nico pun mencoba menenangkan Sovia...- sungguh kini Nico merasa iba dengan kisah nya Sovia...- namun yang paling Nico rasakan adalah .. jantungnya berdegup kencang dan seperti ada getaran di dalam dirinya saat ia memeluk Sovia... ** Sekarang tenangkan lah perasaanmu terlebih dahulu ...- Besok kita akan mencari tahu tentang kebenaran ini semua...- siapa tahu ibumu hanya emosi sesaat ..makanya sampai berkata bahwa kau bukan putrinya... **' mom tidak mungkin berbohong...- ia selalu jujur jika menyampaikan sesuatu...- dan sekarang .. aku baru tau kalau aku tidak memiliki siapa siapa di dunia ini...- aku hanya sebatang kara ..... hikss..hikss hiks hiks.... Nico terus memeluk dan mengelus elus punggung nya Sovia... ** sudah ... jangan menangis ya...- mulai hari ini kamu nggak usah bingung cari apartemen atau rumah...- kamu bisa tinggal di sini .. kamu bisa menganggap ini rumah kamu...- Nico melepaskan pelukan nya lalu mengusap air mata nya Sovia.. ** kita mulai dari awal dengan baik ya...- maafkan aku jika pertemuan kita pertama kalinya waktu itu dalam kondisi yang buruk...- tetapi aku akan memperbaikinya...- aku akan menjadi teman.. menjadi saudara... menjadi keluarga untukmu....- aku berjanji ...- aku akan menemukan keluargamu.... Sovia hanya tertunduk sambil terisak-isak... ** malam ini kau tak perlu masak...- kita makan saja... semua makanan sudah ada di meja... **' kau makan saja ... aku sudah kenyang ...- maaf... bolehkah aku pergi ke kamar... ** tentu saja....- tapi apakah kau yakin kau sudah kenyang... Sovia hanya menganggukkan kepalanya lalu ia pergi meninggalkan Nico sambil membawa kedua kopernya- lalu Nico pun memberi isyarat kepada ART nya agar membantu Sovia... Ketika Sovia sudah Masuk ke dalam kamar...- Nico langsung menghubungi Georgino... ** halo... dimana kamu sekarang? -* masih di rumah sakit jagain Elen... ada apa kakak ipar? ** kita ketemuan Di Space Club sekarang juga... aku tunggu. Nico Langsung bergegas mengambil kunci mobil nya...- ia pun pergi ke nightclub miliknya tanpa sopir pribadinya... 1 Jam Pun Berlalu.... Nico sedang menikmati makan malam nya .. sementara itu georgino baru saja datang....langsung duduk di hadapan Nico... ** apakah bibi Tria yang nungguin ? -* ya... Dan ada Tuan cristopher juga di sana.... ** pasti wanita itu sibuk shopping... dan tak perduli dengan putrinya sendiri.. Georgino mengangkat kedua tangannya... -* ada hal penting apa sehingga kau ingin membicarakannya di sini? ** ini tentang Dokter Sovia...- aku ingin kamu mencari tahu tentang asal usulnya yang sesungguhnya ... Pelayan datang sambil membawa segelas coffe late pesanan Georg...- Georg pun langsung meminum nya.. -* apakah hatimu benar benar sudah luluh karena pesona Dokter Sovia? ** aku rasa... aku tak perlu menjawabnya... aku hanya kau ingin mencari tahu tentang asal usul dokter Sovia...- Apakah benar... Sovia anak dari seorang wanita yang bernama Lisa golino... dan jika bukan... - aku ingin kau bisa menemukan orang tua kandung dari dokter Sovia... -* wouw... sepertinya kau sudah terlalu jauh ingin mencampuri urusan hidupnya ....- dan mana mungkin jika yang kau rasakan bukan cinta kepada wanita itu ... ** aku tidak perduli dengan asumsimu ... yang pasti segera laksanakan tugasmu.... -* baiklah dude.... demi kakak ipar... apa yang tidak akan aku lakukan .... Nico hanya berekpresi datar ketika mendengar perkataan nya georgino... -* Kamu ngerasa nggak kalau dr. Sovia itu memiliki wajah bukan seperti kita.. mmm maksudnya... wajah dokter Sovia bukan seperti wanita Italian pada umumnya dude... tapi aku berfikir itu karena meniru ayah atau ibu nya... Nico langsung berfikir... lalu ia membuka laptop di hadapan nya... ia pun mencari tahu tentang keluarga dr.sovia dari profil nya di sosial media.. Hampir 10 menitan Nico mencari.. Akhirnya ia menemukan tentang foto keluarga dokter Sovia... yakni ayah dan ibunya...Georg yang penasaran langsung ikut melihatnya... _- Nama -Sovia Belluci.. anak dari pasangan Edward Belluci dan Lisa golino.. lahir pada tanggal 21 July 1998...-_ Georgino dan Nico membaca profil tersebut...namun memang benar sekali kalau wajah Sovia sangat tidak mirip dengan kedua orang tuanya..bahkan ayah Sovia memiliki Mata biru..dan berambut keriting... Lalu georgino iseng dengan mengambil salah satu photo milik Sovia... dan meng editnya.. dengan aplikasi pencarian wajah sesuai negaranya dan wajah Sovia terindentifikasi pada negara Mesir .. ** apa apaan sih kamu itu... malah main game... -* wajah dr Sovia mirip sama Cleopatra ... apa jangan jangan Memang dia keturunan Arabian.. ** kau yang harus mencari tahunya ... -* kau benar benar memberikanku tugas yang sulit dude...
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD