Yeni ngelirik ke meja yang ada di sebelahnya. Itu meja Luna. Udah beberapa kali, kondisinya tetep sama : kosong. Hari ini, Luna gak masuk kerja. Yeni gak tau Luna kenapa, mungkin aja gara-gara kejadian kemarin Luna sakit atau gimana. Perempuan single itu menghela napas, lalu kembali melanjutkan pekerjaannya. Di ruangan ini, gak ada satu pun yang menanggapi ocehan Bu Elly soal Luna yang gak masuk tanpa berita. Bu Sinta, Mba Sonya, lebih milih tutup telinga dan fokus sama kerjaan mereka. Lama-lama bosan rasanya kalau Luna selalu jadi topik utama pembicaraan mereka di belakang. Isinya gak jauh-jauh dari gosipin hal berulang dan berujung dengan mencaci maki. Lama-lama, rasanya capek dan bikin emosi diri sendiri. Yeni yang biasanya ikut bicarain Luna, mendadak diam dan sibuk sama pemikirannya

