Bab 17 - Kenapa Jadi Rumit Kaya Gini?

1782 Words

"NGGGHHH." Enggak, sumpah demi Eyang Subur dan Arya Wiguna yang adu bacot sambil gebrak-gebrak meja beberapa tahun lalu, aku gak lagi main sama Pak Darren. Aku melenguh karena tangan kanan aku kebas sebelah, semalaman nyangga kepala Pak Darren yang sekarang masih tidur sambil meluk aku. Badanku juga gak bisa gerak ke mana-mana, terus stay posisi miring aja. Bangun tidur gak bikin tubuhku segar dan bugar, yang ada aku malah sakit-sakit begini. Satu tangan yang awalnya aku taruh di pinggang dia, sekarang aku tempelin telapaknya di bagian kening, terus pipi dan terakhir leher. Panasnya masih, tapi gak kaya semalam. Aku ngusap-usap rambut Pak Darren dan ngelapin keringat yang membasahi keningnya. Mama bilang kalau lagi sakit terus keringetan itu tandanya bakalan sembuh. Awalnya aku b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD