10

4601 Words

"Gila, kalian gila!" Alana terpojok. Benar-benar terpojok. Dia tidak tahu apakah yang Ara adukan pada salah satu penghuni neraka itu berlebihan atau mendramakan suatu adegan kekerasan yang tidak Alana lakukan karena mengusirnya secara tidak sopan dari rumah Akira. Dia kekasihnya. Kekasih pura-pura, tetapi tetap dia kekasihnya! Enak saja, Ara ingin menghadap Akira? Langkahi dulu mayatnya! Alana tidak akan mengalah seperti lagu yang sering diputar radio-radio lokal, Asal Kau Bahagia. Tidak, dia tidak akan menyerah. Lagipula, dia dan Akira sepakat untuk saling melindungi. Dan dirinya diambang kematian. Di ujung tanduk, seperti telur yang siap terbanting dan pecah. Ini seperti terjebak di antara dua serigala dan dia rusa malang yang membutuhkan belas kasihan untuk bebas. Seperti adegan pa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD