Grizelle keluar dari kelasnya, Ia ingin segera menghampiri Gerald. Grizelle berhenti saat ada yang menahannya. “Kenapa, kak?” tanya Grizelle saat menyadari seorang senior yang menahannya “Kau jurusan seni juga, kan?” tanya senior perempuan itu Grizelle mengangguk. “Nih” ujar senior itu sambil memberikan sebuah brosur Grizelle menerima dan segera melihat isi brosur itu. “Seminar?” tanya Grizelle saat sudah memahami inti dari brosur itu Senior itu mengangguk. “Wajib ya kak?” tanya Grizelle Senior itu mengangguk. “Tiap angkatan harus ada perwakilannya” jelas senior itu “Yang lain aja kak, jangan aku, hehe” tolak Grizelle “Gak bisa gitu, aku milih kau juga gak sembarangan. Kau pintar dan pandai bicara, makanya aku memilih mu” jelas senior itu “Oh gitu” jawab Grizelle pasrah “Kap

