Dua Puluh Dua

1601 Words

Setelah berhasil membujuk Mila, Rio kini langsung pulang menuju rumah mereka. Disepanjang perjalanan, baik Rio ataupun Mila tidak berbicara satu katapun. Keduanya sibuk dengan pemikirannya masing-masing. "Apa setelah ini aku ke tempat acara Om Arga saja, ya? Aku juga sangat penasaran siapa istri Om Arga. Semoga saja bukan Bella," batin Rio. "Emh, Mila.." panggil Rio. "Hemmm," sahut Mila seadanya. "Setelah aku mengantar kamu pulang, aku izin pergi sebentar," ucap Rio. "Mau kemana?" tanya Mila, tanpa menatap Rio sama sekali. "Emh, itu. Aku baru ingat, aku ada janji dengan klien." sahut Rio, gelagapan. "Alasan yang tipis, jangan terlalu suka berbohong. Ayahku sudah membebaskan tugasmu hari ini." ucap Mila santai. Rio hanya bisa meneguk kasar salivanya. "Aduh, kenapa pakai ketahuan seg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD