Dua Puluh Satu

1063 Words

Tidak terasa waktu sudah menunjukan pukul 21.00. Arga dan Bella yang baru saja melakukan kegiatan bersih-bersih mereka kini sedang duduk berhadapan di atas tempat tidur mereka. "Om, boleh bertanya?" tanya Bella, yang sedari tadi ingin menanyakan sesuatu yang mengganjal di hatinya. "Tanya saja," sahut Arga. "Emh, apa besok Rio akan datang ke acara resepsi pernikahan kita? Maksudku, apa Om juga mengundangnya?" tanya Bella hati-hati. "Ya, Papah dan Mamah sudah memberitahukan perihal acara kita dengan Kak Adrian. Tapi aku tidak tau apa mereka akan datang besok." sahut Arga, yang memang merasa tidak yakin. Mengingat, Kakak tertuanya itu sudah lama tidak menyukainya. "Hem, baiklah Om." ucap Bella, kemudian menghembuskan nafasnya. "Memangnya ada apa Bel?" tanya Arga. "Ah, tidak Om. Aku han

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD