[Bella, aku minta maaf. Aku menyesal dulu sudah berbuat seperti itu. Aku memang menikahi istriku karena dia sedang hamil. Aku khilaf Bell, aku masih mengharapkan kamu. Aku mohon, kembalilah Bell. Kembali menjadi Bella yang dulu. Rio] Bella membaca pesan dari nomor yang tidak dia kenal, cukup serius Bella membacanya. Hingga pada akhirnya Bella tau, siapa orang yang sudah mengirimnya itu. "Lebih baik aku blokir saja," batin Bella sambil menahan emosi yang tiba-tiba saja bergejolak di dadanya. "Ada apa sayang?" tanya Arga, melihat wajah Bella sedikit memerah saat melihat layar ponselnya. "Bukan apa-apa, sayang. Kamu mau berangkat?" tanya Bella mengalihkan pembicaraan mereka. "Maafkan aku Om, aku terpaksa berbohong. Aku tidak mau Om marah, ataupun curiga. Aku sungguh sudah melupakan masa la

