BAB 136

2411 Words

“Oke, sudah cukup! Aku tidak tahan lagi!” “Hei, bodoh, apa yang kau lakukan—” “SSTT!!” Kelvin dan Darren mendelik kaget melihat seisi perpustakaan kompak menoleh kepada mereka dan mendesis tajam, menegur kehebohan yang barusan Darren lakukan. Sedikit gemetar melihat delikan para penghuni perpustakaan membuat Darren berusaha bermuka tebal. Pemuda itu melangkahkan kaki ke salah satu sudut perpustakaan seraya mendengus sebal diikuti oleh Kelvin yang membungkuk berkali-kali memohon pengertian. Sungguh, jika saja dirinya tidak sedang berada di perpustakaan, tangan Kelvin akan langsung mendarat di kepala Darren yang tampaknya tidak terisi otak. Ayolah, jangan buru-buru menghakimi Kelvin. Siapa yang tidak malu bila melihat ‘teman’ bertingkah rusuh sembarangan di tempat umum? Ya, itulah ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD