Eon Goroses mendengar sayup suara Katie mendesah. "Mau aku masukkan sekarang!" Dia membisikkan ditelinga Katie. Katie sangat terkejut. "A, Apa-apaan!" tangannya mendorong tubuh pria di hadapannya. Antara sadar dengan tidak, Katie tidak bisa melihat dengan jelas. Disaat dirinya membalikkan tubuh. "Ak," Nyawa Katie terasa lepas sesaat, sewaktu sebuah batang yang besar masuk ke dalam area kenikmatannya. "Kenapa?" bisik Eon Goroses yang kini melumat telinga Katie pelan. Eon Goroses masih mencumbu Katie. Dia sengaja menarik tubuhnya dan menekan tangan dipinggul wanita tersebut. "Bantu aku, sayang! Biar kita sama-sama basah." senyum nakal Eon Goroses membuat Katie semakin takut. "Jangan."Katie memohon, dia berada di alam nyata dan khayalan. Mata wanita itu benar-benar berkabut. Katie tidak

