Bab 22 Entah sudah berapa lama Arsyad tidak mengunjungi dan juga tidak memberi kabar kepada Ika. Terakhir kemarin Ika bertemu dengan Arsyad dan Naura, itupun karena ku etidaksengajaan. Namun Ika tidaklah peduli akan hal itu. Pikirannya tidak lagi dipengaruhi oleh ada atau tiadanya Arsyad di sisinya. Perlahan usaha Ika kian maju. Ruko kreditannya telah disulap menjadi sebuah butik yang elegan. Sedikit demi sedikit butik tersebut mulai dikenali oleh kalangan atas. Dan tentu saja banyak dikunjungi oleh para pengunjung dari kalangan elit. Secara perlahan Ika juga mengubah penampilan. Ia tidak ingin lagi terlihat kucel dengan daster kebesarannya ketika berada di rumah. Secara rutin Ika melakukan perawatan ke salon. Semua itu tentu saja ia lakukan dengan perhitungan yang tepat. Tidak ter

