Bab 18

1248 Words

Bab 18 "Assalamualaikum..." Seseorang mengetuk pintu. Ika bergegas menarik daun pintu. berdirilah seorang laki-laki yang tidak lagi menjadi sosok yang dihormati. "Untuk apalagi kamu kemari Arsyad." Tanya Ika pendek. "Ika, aku ingin tanya sama kamu mengapa kamu memperlakukan ibu dengan tidak baik." "Oh berarti ibumu sudah mengadukan semuanya." Tanggap Ika "Iya benar kamu keterlaluan, Ika. Tega-teganya kamu membenturkan tangan ibu ke dinding hingga membuat tangan ibu Memar seperti itu." Ika menghela nafas panjang. "Ibu yang bilang aku membenturkan tangannya ke dinding?" Tanya Ika kemudian. "Tepat sekali. Sampai-sampai kau mengusirnya seperti seorang pengemis. Padahal ibu datang kemari dengan maksud yang baik. Mengapa kau berubah sedemikian kasarnya, Ika?" Jawab Arsyad. "Sepatut

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD