"Dia...," kataku sambil menatap pria yang sedang berjalan ke arahku dengan tertatih. Aku sungguh tak ingin mempercayai apa yang aku lihat saat ini, tapi semuanya memang benar adanya. Aku tidak sedang bermimpi atau berhalusinasi, ini adalah sebuah kenyataan. Dia, pria yang berada dalam photo yang diberikan anak kecil itu tempo hari. Pria yang telah lama meninggalkan keluarganya dan sekarang berada dihadapanku dengan wajah seputih kapas. Aku mundur beberapa langkah hanya untuk menghindari pria yang aku sendiri tak tahu apakah dia masih berwujud manusia atau sudah berubah menjadi hantu. Tapi pria itu terus melangkahkan kakinya ke arahku, seolah tak ingin ada jarak antara aku dan dia. "Kembalilah, jangan berkeliaran dan mengorbankan dirimu dengan melanggar semua peraturan yang ada di desa i

