Reunion

2089 Words

Bukan cuma Selly yang mengenang malam itu, Ibas pun begitu. Tiap kali melihat hal yang mengingatkan dia dengan kejadian di hotel. Senyum selalu tersunggil di bibirnya. Seperti saat ini, dia menatap gelas minum saja Ibas bisa tertawa mirip orang gila. "Dok? Dokter?!" Bella memperhatikan Ibas yang senyum-senyum sendiri. Dia sudah hampir sepuluh menit berdiri di sini. Tapi Ibas seolah tidak melihatnya. "Eh, Bella. Kamu udah masuk?" tanya Ibas dengan tampang bingungnya. Kapan gadis itu membuka pintu ruangan. "Asal dokter tau. Saya udah diri daritadi di sini!" Bella meletakkan laporan di meja Ibas. "Dok, hari ini bisa pulang lebih cepet, gak. Saya mau ngapel, Dok." Ibas terkekeh. Biasanya pun dia tidak minta ijin dan langsung pulang saja. "Oh, sama pacar kamu yang kerjanya jadi asi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD