"Ibas. Bisa kamu jelaskan ke nenek apa yang sebenarnya terjadi?!" Ibas disidang di depan Ariba juga pemegang saham rumah sakit lainnya. Ibas jadi mengepal tangan. Dia merasa bersalah sudah memberikan kesempatan untuk orang lain berbuat semena-mena di rumah sakit yang begitu dia cintai itu. Apa yang dilakukan orangtua Winter tak lain Ervan sama saja menjerumuskan rumah sakit dalam kecurigaan masyarakat yang berakibat hilangnya kepercayaan. Sedang usaha dibidang jasa pasti mengandalkan sebuah kepercayaan sebagai produk utama yang perlu dijaga. "Aku akan cari tau Nek," kata Ibas lemah. Nenek Lastri percaya dan memang itu yang mesti Ibas lakukan. "Selain itu, mungkin Selly bisa dibebas tugaskan untuk sementara waktu. Nenek tau, dia calon istri kamu. Tapi kita gak bisa memaafkan kesalah

