'Jangan menangis lagi, Mi. Jangan sakit hati. Aku tau, mami wanita yang kuat.' Manda bersenandika dalam hati seraya merapatkan pelukkan. Tidak apa jika Jane saat ini hanya ingin percaya pada satu orang. Dan akan ada saatnya dia mau bicara pada Rian. Jane terlihat lemah. Jadi Manda membaringkan ibunya di peraduan. "Mami istirahat,ya. Aku mau ambilin vitamin dulu buat Mami." "Man, papi udah dikubur?" Tadinya Jane tidak mau tau. Dia masih ingin beranggapan suaminya bekerja di luar dan belum bisa pulang. Tapi sampai kapan dia berusaha membohongi dirinya sendiri. Manda menghela nafas sebelum menjawab, "Udah, Mi. Tadi aku dan Rian ikut ke sana." Manda berharap, Jane tidak begitu membenci Rian. Ahk, tapi apa yang dia takutkan. Tidak ada kan, ibu yang benar-benar membenci putranya. Jane

