80. Tersadar.

1238 Words

Matahari pagi mulai bersinar, sinarnya menerpa bumi dengan anggun. Masuk ke jendela rumah sakit dan membuat seorang lakilaki yang kini tertidur pulas dengan posisi duduk terbangun. Ia membuka matanya perlahan yang disinari cahaya matahari itu, lalu badannya bergerak untuk duduk tegak kembali. "Hai." Sapa putri Liana saat Saidon sudah membuka matanya lebar. Sang empu pun terkejut, lalu senyumnya terbit secerah matahari. "Kau sudah siuman ternyata." Ujar Saidon bahagia, kemudian tangannya terulur hendak menyingkap anak rambut yang menghalangi wajah cantik itu. Putri Liana reflek kaget dan terkejut ketika tangan Saidon mendekat ke arah kepalanya, membuat Saidon juga ikut terkejut. "Ada apa?" Tanya Saidon heran, namun ia baru ingat bahwa mungkin putri Liana mengalami sedikit trauma pada ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD